Perbedaan antara Lose dan Loose

Image source: Grammarly.com

Mungkin sebagian dari kita masih bingung dengan perbedaan kata ‘lose’ dan ‘loose’. Walaupun pelafalannya mirip, |luz| atau |lus| tapi kedua kata ini jelas berbeda arti dalam penggunaannya. Jangan sampai lita menulis ‘lose’ padahal maksud kita adalah ‘loose’ dan begitu sebaliknya. Selain perbedaan jumlah huruf o pada keduanya, seperti apa lagi, sih, perbedaanya? Mari kita bahas sama-sama.

Lose merupakan kata kerja (verb) yang bisa diartikan sebagai:

  • kehilangan/menghilangkan sesuatu
  • kalah

Sementara Loose adalah kata sifat (adjective) yang artinya:

  • tidak kencang/kendur/longgar/goyah
  • lepas dari tempatnya

Contoh dari kalimat yang menggunakan kedua tersebut

 

LOSE

The runner will lose if she doesn’t hurry -> Pelari itu akan kalah jika dia tidak cepat-cepat

People who are selfish may lose their friends -> Orang yang egois lama-lama akan kehilangan teman

Nita often loses her friends’ pencil -> Nita sering menghilangkan pensil teman-temannya

LOOSE

The horse is loose in the field -> Kuda itu lepas di lapangan

We need to alter this loose dress -> Kita perlu memperbaiki baju yang lonnggar ini

I have a loose tooth -> Gigi saya goyah

Jadi, ketika kita bermaksud untuk mengungkapkan rasa kehilangan atau kalah, maka kita menggunakan lose, sementara jika kita bermaksud untuk mengungkapkan kata lepas, longgar, atau kendur, maka kita menggunakan loose. Mudah, bukan? Bagaimana sekarang? Masih bingung dengan perbedaan pada penggunaan dua kata identik tersebut? 🙂

 

Sources:

http://www.towson.edu/ows/lose_lose.htm

http://www.elearnenglishlanguage.com/difficulties/looselose.html

Frase “That Of…”

Dalam sebuah kalimat bahasa Inggris, biasanya sering ditemukan kata “that of…” . Kalimat yang mengandung that of… ini biasanya ditulis oleh meraka yang memang telah terbiasa menulis dengan baik. Jika diterjemahkan secara harafiah, frase that of ini bisa diartikan sebagai bahwa, bahwa dari, yang dari, yang itu, itu dari (via google translate).

Namun, tentu saja tidak bisa diterjemahkan seperti itu. Untuk lebih jelasnya, perhatikan kalimat berikut.

Difficulty No. III is entirely different; it is that of knowing, and remembering the distribution of the sounds, that is which are the right tones to employ for any given word or sentences and in what order they occur.

Kita bisa melihat dengan jelas frase that of di atas. Nah, cara menerjemahkan frase tersebut yaitu dengan melihat pada kata yang telah disebutkan sebelumnya. Jadi, dalam contoh kalimat di atas, frase that of mengacu pada difficulty.
Ketika kalimat tersebut disusun ulang, maka akan menjadi seperti ini:
Difficulty No. III is entirely different; it is difficulty of knowing, and remembering the distribution of the sounds, that is which are the right tones to employ for any given word or sentences and in what order they occur.
Maka, penerjemahannya menjadi seperti ini:
Kesulitan no. III sangat berbeda. Ini adalah kesulitan dalam mengenali, dan mengingat pembagian suara; yaitu bagian mana yang benar diterapkan untuk kata atau kalimat manapun dan pada urutan mana kata kata atau kalimat itu muncul.
Contoh lain dari penggunaan that of bisa dilihat pada contoh di bawah ini:
The selection of the romantic story novels written today will be compared with the selection of the ancient romantic story manuscripts written in the 17th century to highlight the similarities and differences between them.
Kalimat tersebut jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia maka akan menjadi:
Kumpulan novel kisah romatis yang ditulis saat ini akan dibandingkan dengan kumpulan naskah kisah romantis kuno yang ditulis pada abad 17 untuk menyoroti kesamaan dan perbedaan di antara keduanya.
Begitulah arti atau makna dari frase that of.

Ungkapan Idiom dalam Bahasa inggris

Setiap bahasa tentunya memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing. Begitu pula dengan idiom, bahasa Indonesia memiliki berbagai macam idiom seperti meja hijau, adu domba, dan sebagainya.

Idiom sendiri merupakan kumpulan kata atau frasa yang jika diterjemahkan secara literal kata per kata maka maknanya akan sangat berbeda sekali. Hal ini tentunya sangat penting untuk diperhatikan ketika kita sedang menerjemahkan suatu kalimat atau frasa agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sebagai contoh seperti beberapa ungkapan di bawah ini beserta artinya.

 

The monthly payments cost an arm and a leg.

Secara literal: biaya bulanan menghabiskan tangan dan kaki.

Secara non-literal:biaya bulanan sangat mahal.

 

Billy’s mother has twisted him around her little finger.

Secara literal: ibu Billy telah memutarnya dengan jari kelingking.

Secara non-literal: ibu Billy dapat mengendalikan Billy / Billy adalah anak yang penurut

 

It’s raining cats and dogs this afternoon.

Secara literal: siang ini hujan anjing dan kucing.

Secara non-literal: siang ini hujan turun dengan deras.

 

I wish Mr. and Mrs. Franklin would bury the hatchet.

Secara literal: semoga Pak Franklin dan istrinya akan mengubur kapak.

Secara non-literal: semoga Pak Franklin dan istrinya tidak akan bertengkar lagi/menjadi akur

 

Dan masih banyak contoh lainnya yang bisa kita temukan dalam bahasa Inggris di sekitar kita. Jika ada yang ingin menambahkan atau bertanya-tanya, silakan tinggalkan komentar dan mari sama-sama belajar.

🙂

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!